
Di era digital saat ini, keamanan siber menjadi prioritas utama bagi perusahaan. Sering meningkatnya penggunaan teknologi, ancaman cyber attack juga semakin kompleks dan beragam. Banyak organisasi mengalami kerugian finansial, reputasi, hingga kebocoran data karena kurangnya awareness terhadap jenis serangan siber yang umum terjadi.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang solusi teknologi dan keamanan data, Deltadata Mandiri memahami bahwa langkah pertama melindungi bisnis adalah mengenali ancamannya. Berikut ini adalah 10 contoh serangan siber yang paling sering terjadi yang perlu diwaspadai oleh perusahaan.

Phising merupakan salah satu serangan siber paling umum. Biasanya dilakukan melalui email, pesan, atau website palsu untuk mencuri informasi sensitif seperti password, data kartu kredit, atau informasi login. Serangan ini sering terlihat sederhana, namun dampaknya besar karena memanfaatkan kelengahan manusia. Edukasi awareness karyawan menjadi langkah penting untuk mitigasi.
Malware adalah software berbahaya yang dirancang untuk merusak sistem, mencuri data, atau mengontrol perangkat tanpa izin. Contohnya termasuk virus, worm, trojan, dan spyware. Perusahaan perlu sistem proteksi berlapis, update software rutin, serta monitoring keamanan agar malware tidak mudah masuk ke jaringan.
Ransomware adalah jenis malware yang mengenkripsi data korban lalu meminta tebusan agar data bisa diakses kembali. Banyak perusahaan global mengalami gangguan operasional akibat serangan ini. Backup data yang baik, endpoint protection, serta security monitoring menjadi strategi utama pencegahan ransomware.
Serangan DDoS bertujuan untuk melumpuhkan server atau website dengan membanjiri trafik secara masif. Dampaknya bisa berupa downtime layanan, kehilangan pelanggan, hingga reputasi bisnis menurun. Implementasi network, security, traffic filtering, dan cloud protection biasanya digunakan untuk menangkal serangan ini.
Dalam serangan MitM, hacker menyusup di antara komunikasi dua pihak untuk mencuri atau memanipulasi data. Biasanya terjadi pada jaringan WiFi publik atau sistem yang tidak terenkripsi. Penggunaan enkripsi data, VPN, serta secure network architecture sangat penting untuk mencegah risiko ini.
SQL Injection menyerang database melalui celah pada aplikasi web. Hacker memasukkan kode berbahaya untuk mengakses, mengubah, atau menghapus data. Secure coding practice, web application firewall, dan penetration testing rutin dapat membantu meminimalisir celah keamanan.
Tidak semua ancaman datang dari luar, insider threat juga bisa berasal dari karyawan atau pihak internal yang memiliki akses sistem, baik disengaja maupun tidak. Pengaturan akses berbasis role, audit aktivitas pengguna, dan kebijakan keamanan internal menjadi kunci pencegahan.
Serangan ini memanfaatkan kombinasi username dan password hasil kebocoran data sebelumnya untuk mencoba login ke sistem lain. Karena banyak orang menggunakan password yang sama, metode ini cukup efektif bagi pelaku. Implementasi multi factor authentication (MFA) dan kebijakan password kuat sangat disarankan
Zero-day attack terjadi ketika hacker mengekploitasi celah keamanan yang belum diketahui vendor software. Karena belum ada patch resmi, serangan ini sulit di deteksi. Security monitoring real time dan threat intelligence menjadi solusi penting dalam menghadapi ancaman jenis ini.
Serangan social engineering mengandalkan manipulasi psikologis untuk mendapatkan informasi rahasia. Contohnya seperti menyamar sebagai IT support, vendor, atau pihak terpercaya. Pelatihan security awareness secara berkala membantu karyawan mengenali tanda-tanda manipulasi ini.

Menghadapi berbagai jenis serangan siber membutuhkan pendekatan yang komprehensif. Bukan hanya teknologi, tetapi juga proses dan sumber daya manusia yang siap menghadapi ancaman digital. Sebagai perusahaan yang fokus pada solusi teknologi dan keamanan data, Deltadata Mandiri menghadirkan layanan cybersecurity, data protection, dan IT infrastructure yang membantu perusahaan menjaga sistem tetap aman, stabil, dan terpercaya.
Investasi pada keamanan siber bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bisnis modern. Dengan strategi yang tepat, perusahaan dapat meminimalkan resiko serangan, menjaga kepercayaan pelanggan, dan memastikan operasional berjalan tanpa gangguan. Hubungi Deltadata Mandiri sekarang juga!.